Khamis, 23 Jun 2011

Kuala lumpur 1850 - 1930 Hj Abdullah Hukum ....6

PERANG  RAJA PAHANG  DAN  RAJA LAYANG


Aman sejahtera telah tersiar di Kuala lumpur tetapi hanya kira - kira sebulan  saja
 setelah itu datang perkhabaran yang lebih menggegarkan orang  di Kuala Lumpur , yang mengatakan orang Pahang sudah  hampir ke Hulu Kelang adapun orang Pahang itu datang hendak melanggar Kuala lumpur dgn beribu orang banyak nya .
   Kepala -kepala nya yang saya ingat ( 1 ) Panglima Garang Ishak ..(2) Encik Mat Saman (3)..Datuk Gajah (4)..Orang Kaya Pahlawan (5)..Orang Kaya Jeli (6) ..Orang Kaya Temerloh (7)Datuk Muda Sulaiman (8)...
Imam Perang Mahkota .....
Raja Mahmud
   Peperangan pun terjadi di antara orang Mandailing di Hulu Kelang , akhir nya orang Mandiling tewas dan daerahnya ditawan oleh orang Pahang .
            Tersebut lah kisah Raja Layang orang Minang kabau yang melarikan diri di waktu hendak menjalani hukuman dapat melaskan diri , rupa nya dia sampai di Sungai Ujung (Seremban )mendapat kan Tuan Syiek Muhammad Taib , Tuan Syiek Muhammad Ali  , dan Haji Muhammad Saleh Pengulu Rawang dahulu
   Dia pun dapat bantuan dari sana dan beratus - ratus pingikut nya sampai lah di sebelah hilir Kajang lalu membuat kubu disitu hendak melangar Kajang
   Perkhabaran itu terdengar oleh Raja Berayun lalu diberi tahu Raja Mahmud di Kuala Lumpur . Mendengar perkhabaran itu berangkatlah Raja Mahmud ke Kajang dengan segala pahlawan nya saya pun ikut mengiringi nya , tetapi Raja Layang melari kan diri sebelum Raja Mahmud sampai di Kajang
   Raja Mahmud sangat murka kepada Raja layang ,ada yang memberi khabar Raja Layang lari ke Rekoh meski pun ramai orang yang memberi nasehat jangan turut akan Raja Layang , tetapi Raja Mahmud bersekeras juga kata nya ada suadara nya di Rekoh dan Raja Mahmud sampai juga di Rekoh .
  Kata Tuan Hj Abdullah Hukum .....disitu saya tengok betapa ganas nya tangan Raja Mahmud dengan bertemu dengan orang Minang kabau; ..Di tanya oleh Raja Mahmud .......awak orang mana ......lalu di jawab orangtersebut .....saya orang Minangkabau .....ditanya lagi .....siapa ketua kamu ......dijawab Raja Layang ....
   Lalu ditikam nya orang tersebut sehinga mati ... Raja Mahmud terus ke Rekoh dan terjumpa pula orang Kerinci disana lalu dia tanya dimana rumah orang Minang kabau  nama Hj Abdul Samad , setelah diberi tahu akan rumah Hj Abdul Samad dan berjumpa denganya lalu dia tanya .....siapa ketua Pak Haji ......dijawab Tuanku lah ...Mendengar jawaban itu Hj Abdul Samad dipeluk oleh Raja Mahmud dengan suka cita nya . seandai nya Pak Haji tadi tiada berketua akan diri nya pasti Pak Haji di tikam nya sampai mati .
   Denga tiba- tiba Raja Mahmud mengeluarkan duit sepuluh ringgit untuk menguburkan orang yang mati ditikam nya tadi , maka kami pun balik ke Kuala Lumpur ....
  Sampai di Kuala Lumpur Raja Mahmud pun gusar pula kerena orang Pahang yang di Hulu Kelang berniat pula hendak melanggar Kuala Lumpur .....orang - orang di sa'at itu terdiri dari suku bangsa ber belah bagi mau ikut yang mana .....Cuma satu suku bangsa yang tak ikut mana - mana pihak yaitu orang Kerinci
   Karena orang ini berniaga dari Sungai Ujung ke Kuala Lumpur dengan mengalas ..setelah mendengar perkhabaran orang Pahang sudah pula sampai di Tangga Cina
   Maka orang dari Kuala Lumpur keluar lah , maka belaku perang di tangga cina , sementara kami bersama pengiring Raja Mahmud  yang lain nya pergi ke Ampang berperang lah di situ berlawan dgn Orang Pahang ,.ada beberapa hari berperang di sana tiada lah bertahan lama karena makanan tiada cukup , maka balik lah
keKuala Lumpur tinggal dalam kubu masing - masing .,sedang kan orang Pahang mendesak ke Kuala Lumpur
kerena ini telah di ketahui oleh Raja Mahmud dan beliau tak keluar lagi ....

bersambung..

1 ulasan:

  1. Ulasan ini telah dialihkan keluar oleh pengarang.

    BalasPadam